Logika intuisionistik, yang dikembangkan oleh L.E.J. Brouwer, menolak hukum tertutched () sebagai prinsip universal. Dalam pandangan intuisionistik, suatu proposisi hanya dianggap benar jika kita dapat mengkonstruksi buktinya.
Perbedaan Fundamental
Dalam logika klasik:
Dalam logika intuisionistik, hanya dapat diturunkan jika kita memiliki bukti untuk atau bukti untuk .
Interpretasi BHK (Brouwer-Heyting-Kolmogorov)
Interpretasi ini mendefinisikan makna logika melalui konstruksi:
- : bukti untuk dan bukti untuk
- : bukti untuk atau bukti untuk (plus informasi mana)
- : metode untuk mengubah bukti menjadi bukti
- : bukti bahwa mengarah pada kontradiksi
- : konstruksi objek dan bukti
- : metode untuk mengkonstruksi bukti untuk setiap
Contoh Konkret
Misalkan kita ingin membuktikan .
Dalam logika klasik, ini benar karena salah satu dari dua hal pasti benar: bilangan prima tersebut ada atau tidak ada.
Dalam logika intuisionistik, kita harus menunjukkan bilangan prima tersebut—yaitu, mengkonstruksinya secara eksplisit.
Artikel ini adalah bagian dari seri Logika Intuisionistik oleh Intuisionistik ID.
